Cara Menjadi Petugas PKP-PK (Damkar Bandara): Syarat, Pendidikan, dan Jenjang Karier
Ingin bekerja sebagai pemadam kebakaran bandara? Simak cara menjadi petugas PKP-PK: jalur pendidikan, syarat fisik dan dokumen, pelatihan Basic yang wajib, hingga jenjang karier Junior dan Senior.
Petugas PKP-PK sering disebut damkar bandara. Mereka bersiaga setiap hari di sisi landasan, siap menolong penumpang dan memadamkan api jika terjadi kecelakaan pesawat. Profesi ini menuntut fisik yang prima, mental yang tenang, dan keterampilan yang terlatih. Bagi banyak orang, menjadi petugas PKP-PK adalah karier yang membanggakan sekaligus berarti.
Artikel ini menjelaskan jalur menjadi petugas PKP-PK, syarat yang perlu disiapkan, pelatihan wajib, dan jenjang kariernya.
Apa tugas petugas PKP-PK?
PKP-PK adalah singkatan dari Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran. Tugas utamanya:
- Bersiaga selama jam operasional bandara dan merespons keadaan darurat pesawat
- Memadamkan kebakaran pesawat dan kebakaran di lingkungan bandara
- Menolong dan mengevakuasi penumpang serta awak pesawat
- Memeriksa dan merawat kendaraan serta peralatan PKP-PK setiap hari
- Mengikuti latihan rutin dan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) bersama instansi lain
Standar internasional menargetkan unit PKP-PK tiba di lokasi dalam waktu tidak lebih dari tiga menit ke setiap ujung landasan operasional. Itulah sebabnya petugas harus selalu siap dan terlatih.
Baca juga: Response time: mengapa tiga menit menentukan.
Jalur menjadi petugas PKP-PK
Ada beberapa jalur yang umum ditempuh:
- Pendidikan vokasi penerbangan. Beberapa politeknik penerbangan di bawah Kementerian Perhubungan membuka program studi di bidang penyelamatan dan pemadam kebakaran penerbangan, misalnya Politeknik Penerbangan Palembang. Lulusannya dibekali teori dan praktik PKP-PK secara mendalam.
- Rekrutmen pengelola bandara. Pengelola bandara, baik unit penyelenggara bandara milik pemerintah maupun badan usaha bandar udara, merekrut personel PKP-PK sesuai kebutuhan. Setelah diterima, calon personel mengikuti pelatihan Basic PKP-PK.
- Seleksi aparatur sipil negara. Formasi terkait bandara kadang dibuka melalui seleksi CPNS atau PPPK di lingkungan Kementerian Perhubungan maupun pemerintah daerah yang mengelola bandara.
- Pelatihan mandiri atau melalui instansi. Pelatihan Basic PKP-PK juga bisa diikuti melalui lembaga pelatihan, baik atas biaya sendiri maupun melalui penugasan instansi.
Jalur mana pun yang dipilih, setiap petugas wajib memiliki kualifikasi PKP-PK sesuai jenjangnya sebelum bertugas.
Syarat umum menjadi petugas PKP-PK
Syarat detail ditentukan oleh instansi perekrut dan ketentuan yang berlaku. Secara umum yang perlu disiapkan:
- Sehat jasmani dan rohani. Pekerjaan ini sangat fisik: membawa selang, memakai alat bantu pernapasan, dan mengangkat korban.
- Kebugaran yang baik. Biasakan lari, renang, dan latihan kekuatan jauh sebelum seleksi.
- Tidak takut ketinggian, ruang sempit, dan api. Kondisi ini akan diuji saat pelatihan.
- Pendidikan minimal sesuai persyaratan instansi.
- Dokumen lengkap: identitas, ijazah, surat keterangan sehat, dan pas foto.
- Kemampuan bekerja dalam tim dan mengikuti komando.
Pelatihan wajib: Basic PKP-PK
Setiap calon petugas wajib lulus pelatihan Basic PKP-PK sebelum bertugas. Materinya meliputi:
- Pengetahuan bandara dan pesawat udara
- Teori api dan bahan pemadam
- Alat pelindung diri dan alat bantu pernapasan (SCBA)
- Pengoperasian peralatan pemadam
- Pertolongan pertama dan evakuasi korban
- Praktik pemadaman api dan skenario penyelamatan
Penjelasan lengkap tentang jenjang dan materi pelatihan ada di artikel Pelatihan PKP-PK Basic, Junior & Refresh.
Jenjang karier petugas PKP-PK
Karier PKP-PK disusun berjenjang:
- Basic: personel pelaksana di dalam regu.
- Junior: jenjang lanjutan dengan peran lebih besar dalam taktik dan operasional kendaraan.
- Senior: jenjang pimpinan yang mengendalikan operasi dan mengawasi regu.
Kenaikan jenjang mensyaratkan pengalaman kerja dan pelatihan lanjutan. Selain itu, setiap petugas wajib mengikuti pelatihan Refresh secara berkala agar kualifikasinya tetap berlaku.
Tips lolos seleksi dan sukses di pelatihan
- Latih kebugaran secara rutin, terutama daya tahan dan kekuatan tubuh bagian atas.
- Pelajari dasar-dasar penerbangan dan bandara sejak awal.
- Biasakan disiplin waktu dan kerapian, karena budaya kerja PKP-PK mirip satuan siaga.
- Ikuti pelatihan dengan serius. Keterampilan yang dilatih berulang akan menjadi refleks saat kejadian nyata.
- Jaga kesehatan setelah bertugas, karena pemeriksaan kesehatan berkala tetap berlaku.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah perempuan bisa menjadi petugas PKP-PK?
Bisa, selama memenuhi persyaratan fisik dan kesehatan yang ditetapkan instansi perekrut.
Apakah harus lulusan sekolah penerbangan?
Tidak selalu. Lulusan sekolah penerbangan memiliki bekal lebih, tetapi pengelola bandara juga merekrut lulusan umum yang kemudian mengikuti pelatihan Basic PKP-PK.
Apa beda PKP-PK dengan pemadam kebakaran kota?
PKP-PK khusus menangani kecelakaan pesawat dan kebakaran di bandara, dengan kendaraan, bahan pemadam, dan taktik yang dirancang untuk pesawat udara. Pemadam kebakaran kota menangani kebakaran permukiman dan gedung di wilayahnya.
Di mana bisa mengikuti pelatihan Basic PKP-PK?
Melalui lembaga pelatihan yang menyelenggarakan program PKP-PK sesuai ketentuan. Hubungi kami untuk informasi jadwal pelatihan.
Artikel berikutnya
Latihan PKD Bandara (Full Scale Exercise): Panduan Persiapan, Skenario, dan Evaluasi
